SUMENEP, koranmadura.com – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Seorang aparatur sipil negara (ASN) meninggal dalam peristiwa kali ini, Kamis, 5 Oktober 2020.
Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menjelaskan, peristiwa nahas itu bermula saat sebuah bus bernomor polisi N 7628 UR melaju dari arah timur ke barat di jalan raya Sumenep – Pamekasan, tepatnya di Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto.
Saat itu, bus yang dikemudikan Iskandar Hadi, warga Desa Marengan Laok, Kecamatan Kaliamget, mendahului sepeda motor yang identitasnya pengemudinya tidak diketahui. Sementara dari arah berlawanan melaju sepeda motor Vario Techno bernomor polisi M 5297 BU.
Sepeda motor tersebut diketahui dikemudikan oleh Johan Faisal, salah seorang ASN di lingkungan Kabupaten Sumenep yang beralamat di Desa Panempan, Kecamatan Kota, Pamekasan.
“Diduga pengemudi bus saat mendahului kurang konsentrasi ke arah depan dan tidak mempunyai ruang gerak yang cukup sehingga terjadi benturan dengan sepeda motor Vario Techno itu,” papar Widi, dalam keterangan persnya.
Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut, sambungnya, Johan Faisal meninggal dunia di TKP. “Sedangkan kedua kendaraan mengalami kerusakan. Kerugian materi ditaksir 15 juta,” tambahnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)