PAMEKASAN, koranmadura.com – Madura United mulai tidak sabar menunggu kepastian kelanjutan kompetisi Liga 1 2020, yang beberapa kali gagal bergulir karena alasan Virus Corona (Covid-19).
Saat ini, manajemen Madura United meminta PSSI dan PT LIB untuk bertindak tegas dan memastikan kompetisi berlanjut pada awal 2021, jika tidak, menurut Direktur PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Ziaul Haq, klub Madura United kemungkinan keluar dari kompetisi PSSI.
“Kalau tidak ada jaminan dan ketegasan terkait kelanjutan kompetisi, kemungkinan besar Klub mulai bulan depan akan menyatakan keluar dan tidak ikut serta dari tahapan kompetisi,” kata Ziaul Haq, Jumat, 20 November 2020.
Manajemen Madura United memasrahkan nasib kompetisi kepada PSSI dan PT LIB sebagai operator kompetisi. Kendati demikian, Madura United tetap berharap ada kepastian kompetisi, karena perjanjian-perjanjian dengan semua pihak dalam pelaksanaan kompetisi, berdampak hukum dan juga finansial.
“Jangan sampai PSSI dan LIB tidak merencanakan pelaksanaan kompetisi, sementara yang menanggung resiko hukum dengan pemain dan para pihak lainnya adalah klub,” ungkapnya.
Untuk itu, Ziaul Haq meminta, ketegasan PSSI dan PT LIB untuk menjamin kelanjutan kompetisi bergulir kembali pada Februari 2021.
“PSSI dan PT LIB juga harus memastikan dan menjamin bahwa klub akan bebas dengan tuntutan hukum dari para pihak,” pungkasnya. (RIDWAN/ROS/VEM)