BANGKALAN, koranmadura.com – Setelah melakukan perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun 2020 di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) turun hingga Rp 50 miliar.
Berdasarkan data yang dihimpun koranmadura.com, sebelumnya target PAD Bangkalan tahun 2020 mencapai Rp 261 miliar. Namun setelah PAK target PAD berada pada angka Rp 211 miliar. Sehingga menurun Rp 50 miliar.
Kabid Pengendalian dan Pengembangan Bapenda Kabupaten Bangkalan, Sri Yenny Repeliyanti menyampaikan, menurunnya target PAD tersebut disebabkan adanya wabah Corona. Sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi.
“Jadi wajar ada penurunan target PAD, karena ada musibah virus Corona,” kata Yenny, sapaan akrabnya, Kamis, 26 November 2020.
Sementara capaian PAD di kota dzikir dan shalawat hingga saat ini sebesar Rp 178 miliar, atau 84 persen dari target setelah PAK tahun 2020.
Pihaknya optimistis pada akhir tahun 2020 nanti target PAD yang sudah ditetapkan akan tercapai. Selain itu, Yenny mengimbau kepada OPD di kota salak agar segera menyetorkan hasil pendapatannya.
“Harapan kami segera setor hasil pendapatan. Karena sebentar lagi akan dilakukan penutupan buku,” tutupnya. (MAHMUD/ROS/VEM)