BANGKALAN, koranmadura.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, telah menetapkan tanggal 23 November 2020 sebagai jadwal pembelajaran tatap muka (PTM) untuk SD-SMP.
Kepala Disdik Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika menyampaikan, ada delapan kecamatan yang akan menggelar PTM di tengah pandemi Corona. Lokasi itu sesuai rekomendasi dari tim gugus tugas Covid-19 kabupaten.
“Tragah, Tanah Merah, Galis, Konang, Kokop, Tanjung Bumi, Geger, dan Klampis. Karena 8 kecamatan zona orange,” kata Bambang, sapaan akrabnya, Jumat, 20 November 2020.
Delapan dari delapan belas kecamatan itu ternyata tidak semua sekolah yang bisa masuk bertemu antar siswa di kelas. Menurut Bambang, setiap kecamatan hanya diperbolehkan dua lembaga, yaitu satu SD dan SMP.
“Dua sekolah di setiap kecamatan itu melihat dari kesiapan laksanakan PTM. Total SD dan SMP ada 16 sekolah,” katanya.
Secara teknis, siswa hanya diperbolehkan masuk 50 persen dari jumlah total di lembaga itu. Dalam pelaksanaannya, siswa hanya bisa ikut PTM selama tiga hari dalam satu minggu.
“Semisal dibuat ganjil dan genap, sekarang jadwalnya ganjil, besok jadwalnya genap, besoknya lagi kembali ke ganjil dan dilanjutkan yang genap, gantian sampai seterusnya,” terang Bambang.
Pihaknya berharap, sekolah agar tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 yang ketat. Hal itu guna menghindari penyebaran virus yang mudah tertular. “Seperti tempat cuci tangan, jaga jarak, masker dan cek suhu,” tutupnya. (MAHMUD/ROS/VEM)