BANGKALAN, koranmadura.com – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, melaksanakan wisuda tatap muka atau luring di gedung pertemuan, Sabtu, 21 November 2020.
Namun dalam pelaksanaannya berbeda dari pada tahun-tahun sebelumnya. Kini, wisuda yang diikuti 701 sarjana semester gasal dan 1.435 sarjana semester genap tersebut, digelar dengan protokol kesehatan (Prokes), mengingat saat ini masih dalam musibah wabah Corona.
Rektor UTM, Muh Syarif menyampaikan, wisuda kali ini dibuat sampai 24 sesi. Setiap babak diikuti oleh 70-80 wisudawan dan wisudawati. Sementara yang diperbolehkan masuk ke kampus hanya para undangan saja.
“Di pintu gerbang dijaga ketat oleh security, yang boleh masuk wisudawan dan para undangan. Setelah acara selesai dilakukan penyemprotan dalam ruangan,” kata Abah Syarif, sapaan akrabnya.
Menurutnya, wisuda tatap muka di sini merupakan keinginan dari wisudawan dan para orang tua mahasiswa. Sehingga, tanpa menafikan wabah Corona, maka pelaksanaannya digelar cukup ketat.
“Wisuda Luring ini aspirasi orang tau wisudawan. Tapi dalam ruangan harus pakai masker, jarak 2 meter,” ucapnya.
Pasca wisuda, kata Abah Syarif sarjana lulusan UTM dapat mengimplementasikan ilmunya demi kepentingan orang banyak. “Baik bagi masyarakat, bangsa serta negara,” imbuhnya.
Selain itu pihaknya juga berharap, sarjana UTM dapat menciptakan lapangan pekerjaan (insan job creator). Sehingga dengan begitu, bisa membantu pemerintah mengentaskan masalah pengangguran.
“Bukan hanya bisa bersaing di dunia kerja dalam mencari pekerjaan, tapi harapan besar kami bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” harapannya.
Sementara salah satu mahasiswi UTM, Mumilatul Mufidah merasa senang karena bisa mengikuti acara wisuda luring tersebut. Menurutnya, momentum sakral ini sangat dinantikan oleh seluruh pelajar yang telah menyelesaikan pendidikannya.
“Alhamdulillah UTM telah merealisasikan salah satu keinginan terbesar kami dengan terselenggaranya wisuda secara luring,” ungkapnya.
Sarjana lulusan program studi (Prodi) Manajemen berharap, selama pelaksanaan seremonial prosesi wisuda di UTM tidak ada yang terpapar virus Corona.
“Insyaallah tidak ada penyebaran virus Corona, karena kami menerapkan prokes Covid-19,” tutupnya. (MAHMUD/ROS/VEM)