PAMEKASAN, koranmadura.com – Bencana banjir di Kota Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang terjadi Jumat, 18 Desember 2020 malam, sekitar pukul 20.00 Wib, membuat warga kepanikan. Selain itu, banjir juga melumpuhkan sebagian aktivitas warga.
Oleh sebab itu, Brigade Penolong 13.29 Kwarcab Gerakan Pramuka Sumenep bersama Brigade Penolong 13.28 Kwarcab Pamekasan bergabung dengan BPBD setempat serta Tagana Pamekasan dan Tagana Provinsi melaksanakan bakti kemanusiaan, Sabtu, 19 Desember 2020.
Ketua Brigade Penolong 13.29, Kwarcab Gerakan Pramuka Sumenep, Moh. Roid menuturkan, setelah tiba di lokasi banjir, tim langsung membantu membagikan konsumsi ke rumah warga terdampak. Tidak hanya itu, usai membagi-bagikan konsumsi, mereka langsung memasak guna dibagikan untuk konsumsi malam ini.
“Ini kami setelah membantu membagikan konsumsi kepada warga terdampak banjir langsung memasak lagi dari bahan mentah dijadikan bahan siap saji untuk konsumsi mereka nanti malam,” katanya.
Menurutnya, kegiatan kemanusiaan tersebut adalah sebagai bentuk dan wujud bakti pramuka dalam menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat.
“Kami juga di sini bekerjasama dengan Kwarcab Pamekasan, BPBD, Tagana Pamekasan dan Tagana Provinsi,” ujarnya.
Menurutnya, tim akan kembali ke Sumenep tengah malam nanti dan akan kembali lagi besok pagi ke Pamekasan.
Diketahui, bencana banjir di Pamekasan menimpa dua kecamatan, yakni Kota dan Pademawu. Dengan rincian 4 desa dan 7 kelurahan di Kecamatan Kota Pamekasan, Sementara 3 desa masuk Kecamatan Pademawu. Sementara personel Kwarcab Sumenep yang berangkat ke Pamekasan sebanyak 7 orang. (ROS/VEM)