SUMENEP, koranmadura.com – Pasca Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, A. Busyro Karim terkonfirmasi atau positif Covid-19, aktivitas di kantor Pemkab tetap berjalan normal.
“Kami tetap melalukan tugas seperti biasa. Meski Buya (Bupati) tidak masuk kerja, tapi masih ada Bapak Wakil Bupati. Termasuk juga Bapak Sekda (Edy Rasiyadi), juga bisa dilakukan oleh para Asisten,” ujar Asisten II Setda Sumenep, Herman Poernomo, Kamis, 17 Desember 2020.
Menurut Ipung, sapaan akrab Herman Poernomo, sejauh ini tidak ada pengurangan aktivitas di kantor Pemkab Sumenep. “Tidak ada pengurangan. Semuanya berjalan dengan normal,” tegasnya.
Pantauan di lokasi, aktivitas di kantor Pemkab Sumenep sejauh ini memang tampak normal. Sementara ruang kerja Bupati dan Sekda tertutup.
Menurut Asisten Bidang Peeekonomian dan Pembangunan itu, beberapa hari lalu di kantor tersebut sudah dilakukan penyemprotan disinfektan.
Sekedar diketahui, sebelumnya Humas Satgas Covid-19 Sumenep menyampaikan rilis, bahwa Bupati dan istrinya, Nurfitriana Busyro, terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan hasil swab pada Minggu, 13 Desember 2020.
“Menyampaikan informasi dari Direktur RSUD MA (Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar) Sumenep bahwa Yth. Bapak Bupati dan Ibu Bupati berdasarkan hasil Swab hari Minggu tanggal 13 Desember 2020 dinyatakan positif Covid-19,” demikian bunyi rilis dimaksud, Rabu, 16 Desember 2020, malam. FATHOL ALIF/ROS/VEM