SUMENEP, koranmadura.com – Malam tahun baru identik keramaian. Bunyi terompet dan kembang api biasanya menghiasanya malam pergantian tahun.
Namun kali ini suasananya tentu akan berbeda dari sebelum-sebelumnya. Pandemi Covid-19 yang belum berkesudahan tentu menjadi salah satu alasannya.
Di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, di malam pergantian tahun dari 2020 ke 2021 diimbau untuk tidak berkerumun dan merayakannya.
Masyarakat diminta untuk tinggal di rumah saja memperbanyak doa daripada keluar rumah. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.
“Kami minta masyarakat tidak usah merayakan malam tahun baru di luar rumah. Karena kita tahu bersama, pandemi Covid-19 ini belum selesai,” ujarnya.
Untuk memastikan hal itu, nanti di malam pergantian tahun akan diadakan operasi untuk mencegah terjadinya kerumunan. “Cafe-cafe dan restoran juga kami imbau tetap menjalankan protokol kesehatan,” ungkap dia.
“Mari bersama-sama menjaga Sumenep agar lebih bisa menekan laju penyebaran Covid-19. Penanganan Covid-19 ini butuh kebersamaan,” tambahnya. FATHOL ALIF/ROS/VEM