SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memastikan tidak ada destinasi wisata yang dikelolanya akan buka saat tahun baru. Hal itu bagian dari upaya menekan laju penyebaran Covid-19.
Setidaknya ada tiga destinasi wisata yang dikelola Pemkab Sumenep, yaitu: Meseum Kraton Sumenep di Kecamatan Kota; Pantai Lombang di Kecamatan Batang-Batang; dan Pantai Slopeng di Kecamatan Dasuk.
Baca: Pemkab Sumenep Pastikan Tiga Destinasi Wisata Ini Tak Buka di Tahun Baru
Dari tiga destinasi tersebut, saat tahun baru, biasanya yang paling banyak dikunjungi wisatawan ialah Pantai Lombang. Bahkan beberapa sampai ada yang berkemah.
Selain jalan utama, untuk sampai di destinasi yang terkenal dengan hamparan cemara udangnya ini, ada banyak “jalur tikus” yang biasanya dilalui oleh masyarakat. Biasanya untuk menghindari membayar karcis masuk.
Terkait keberadaan “jalur-jalur tikus” itu, yang berpotensi digunakan pengunjung yang ingin tetap berlibur di Pantai Lombang saat tahun baru, Kepala UPT Destinasi Wisata Disparbudpora Sumenep Agus Sugianto mengatakan akan melakukan pengawasan.
“Ada nanti yang akan berjaga. Mulai dari aparat kepolisian, TNI, serta dari aparat desa. Nanti kami akan saling bersinergi,” ujarnya.
Sekadar diketahui, per 29 Desember 2020, akumulasi kasus terkonfirmasi Covid-19 di Sumrnrp telah mencapai 1.149 orang.
Sementara jumlah akumulasi pasien terkonfirmasi yang selesai isolasi atau telah dinyatakan sembuh ialah 858 atau bertambah 25 orang dari data sebelumnya.
Adapun jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia ialah 72 orang. Data tersebut dapat dilihat dari peta sebaran Covid-19 se Kabupaten Sumenep yang biasa diposting di Instagram Kominfo setempat. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)