SAMPANG, koranmadura.com – Usai dapat beberapa kiriman luapan air sungai kali Kamoning, kini warga perkotaan Sampang, Madura, Jawa Timur, yang menjadi pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Trunojoyo kekurangan suplai air bersih.
Plt Dirut PDAM Trunojoyo Sampang, Yazid Solihin membenarkan di sebagian daerah perkotaan Sampang, mengalami kemacetan suplai air bersih. Macetnya suplai air bersih kepada pelanggan PDAM dikarenakan komponen motor pada mesin penyedot yang berada di titik sumber mata air di desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang, terbakar usai terjadi korsleting.
“Iya benar, sekarang di sebagian perkotaan Sampang, suplai airnya macet karena ada kerusakan motornya terbakar dan perlu diganti. Kerusakan terjadi sejak Kamis, 17 Desember kemarin,” ujarnya, Jumat, 18 Desember 2020.
Namun begitu, pihaknya mengklaim, kerusakan komponen mesin sudah ditangani dan diperkirakan akan tiba Sabtu, 19 Desember 2020, lusa.
“Komponen yang rusak akan didatangkan dari Jakarta. Sabtu besok sudah tiba di Sampang dan mesin akan langsung diperbaiki,” terangnya.
Akibat kerusakan sebagian komponen mesin itu, Yazid Solihin mengklaim, berdampak pada macetnya suplai air kepada kurang lebih sebanyak dua ribu pelanggan.
“Pelanggan yang terdampak itu tidak semua di perkotaan, melainkan hanya di wilayah bagian timur Sampang. Ada sekitar dua ribu pelanggan. Kalau daerah barat tidak terdampak karena menggunakan suplai sumber mata air di Desa Pangelen,” pungkasnya. (MUHLIS/ROS/VEM)