SAMPANG, koranmadura.com – Setelah dinyatakan positif Covid-19 dari hasil swab, sebanyak puluhan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertugas di ruang kerja Linmas langsung diswab oleh tim Satgas Covid-19 Kabupaten.
“Semuanya mas diswab. Untuk hasilnya masih belum,” tutur Humas Satgas Covid-19 Kabupaten, Agus Mulyadi, Selasa 8 Desember 2020.
Kepala Satpol PP Kabupaten Sampang, Suryanto saat dikonfirmasi menceritakan, awal mula S, salah satu pegawainya terpapar covid-19 diketahui setelah istrinya yang bekerja di salah satu rumah kesehatan di Sampang Kota dinyatakan positif dari hasil swab. Dari hasil penelusuran (tracing) istrinya kemudian mengarah kepada keluarga dekat yang tidak lain adalah S.
“Sempat S itu disuruh oleh istrinya untuk diswab, namun tidak mau. Setelah itu karena mengalami gejala batuk, akhirnya S kemudian diswab dan dinyatakan positif Covid-19. Kami pun baru mengetahuinya sejak empat hari yang lalu,” ujarnya.
Mengetahui satu pegawainya dinyatakan positif covid-19, Suryanto mengaku seluruh bangunan dan 23 pegawainya ikut dilakukan swab secara bertahap.
“Total pegawai yang bekerja di Linmas ada 27 orang. Kemarin yang di swab ada 11 orang. Dan sisanya sekarang ini, kecuali empat orang yang bertugas di posko Covid-19. Keempat orang itu tidak diswab karena bertugas di luar kantor dan tidak kontak dengan S. Sehingga totalnya ada sekitar 23 orang,” jelasnya.
Untuk sementara ini, ruang kerja di bagian linmas dikosongkan sebab seluruh pegawainya dibekerjakan dari rumah selama seminggu sambil dipantau kesehatannya dan menunggu hasil swab.
“Sekarang ruang Linmas kosong, semuanya dibekerjakan dari rumah sambil dipantau kesehatannya selama seminggu ke depan. Kalau hasil swabnya negatif dan kesehatan tidak ada problem, maka setelah seminggu mereka langsung ngantor,” pungkasnya. (MUHLIS/ROS/VEM)