SUMENEP, koranmadura.com – H-1 pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep/ Madura, Jawa Timur, sejumlah warga mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Selasa, 8 Desember 2020.
Mereka mewakili ratusan warga kepulauan yang terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena tidak bisa pulang ke kepulauan akibat terjadi cuaca buruk.
Beberapa warga kepulauan yang datang ke kantor KPU Sumenep di Jl. Asta Tinggi, Kebonagung, itu ditemui oleh salah seorang komisioner, Syaifurrahman.
Menurut salah satu di antara mereka, Sahnan, saat ini ada ratusan warga yang tidak bisa kembali ke rumahnya di kepukauan karena aktivitas pelayaran dari pelabuhan Kalianget lumpuh akibat cuaca buruk.
“Jumlahnya ratusan. Ini saya membawa puluhan KTP yang kami kumpulkan di satu lokasi saja. Mereka ada yang dari Masalembu, Kangean, Sapeken, Raas, dan Sapudi,” ujarnya, sambil menunjukkan puluhan KTP.
Untuk itu mereka minta kebijakan kepada KPU Sumenep agar tetap bisa menyalurkan hak pilihnya. “Karena ini murni faktor alam yang tidak kami duga sebelumnya,” tambah dia.
Terkait hal tersebut, sebelumnya Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget, belum bisa memastikan kapan aktivitas pelayaran akan kembali normal.
“Kami tidak bisa menentukan penundaan aktivitas pelayaran ini sampai kapan. Kami menunggu update dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) terkait kondisi cuaca,” ujar salah seorang Petugas KSOP Kalianget, Fathorrahman, Senin, 7 Desember 2020. FATHOL ALIF/ROS/VEM