PAMEKASAN, koranmadura.com – Sebanyak 30 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, divaksin corona, Rabu, 27 Januari 2021.
Vaksinasi dilaksanakan di Pendopo Ronggosukowati dan Puskemas Kowel. Bupati Pamekassan Baddrut Tamam jadi orang pertama yang divaksin.
Baddrut Tamam mengatakan, vaksinasi ini bentuk perlindungan Negera kepada masyarakat di Indonesia. Negara menginginkan masyarakat sehat dan Covid-19 segera berakhir.
“Vaksin ini aman, halal, bisa membuat kita yakin akan melewati pandemi Covid-19,” ungkapnya.
Dua Pejabat Gagal Divaksin
Sekretaris Daearah Pamekasan, Totok Hartono, dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fatho Rahman, gagal menjalani vaksinasi dengan alassan yang berbeda.
Totok Hartono gagal menjalani vaksinasi kerena tensi darah tingga, sementara Fathor Rahman memaliki riwayat penyakit, batuk dan sakit kepala.
Kasus Covid Bertambah
Pemkab Pamekasan merilis kasus baru Covid-19, sedikitinya ada 8 warga Pamekasan dinyatakan positif virus asal Wuhan, China tersebut. Masing-masing identitas mereka, WI asal Kecamatan Tlanakan, B Kecamatan Larangan, E, BB, DHS asal Kecamatan Kota.
Tiga warga lainnya asal Kecamatan Pademawu, mereka adalah AHS, LIS, dan AJI.
Selaian kasus baru, hari ini ada dua warga Pamekasan meninggal dunia akibat Covid-19, yakni inisl B asal Kecamatan Larangan dan SAE dari Kecamatan Galis.
Untungnya, ada juga pasien yang sembuh dari Covid-19, yakni MZ, NL, NM, ketiganya dari Kecamatan Batu Marmar, pasien sumbuh Covid-19 lainnya, yaitu A asal Pademawu, SK dan SAE asal Kecamatan Galis. (RIDWAN/ROS/VEM)