SAMPANG, koranmadura.com – Banjir di wilayah perkotaan Sampang, sejak sore hingga pukul 21.00 WIB terpantau masih belum juga surut. Hal itu membuat sejumlah relawan kebencanaan di wilayah tersebut mulai beraksi.
Melalui Posko NU peduli yang menggandeng sejumlah relawan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, melakukan aksi sosial dengan mendistribusikan nasi bungkus kepada masyarakat terdampak genangan banjir di wilayah perkotaan.
Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Sampang, Moh Hasan Jailani menyatakan, pendistribusian nasi bungkus dikhususkan untuk warga terdampak banjir. Menurutnya, pendistribusian yang dilakukannya bersama NU peduli dilakukan dua tahap. Tahap pertama sebanyak 120 nasi bungkus yang disebar di jalan Mawar dan Suhadak, Kelurahan Dalpenang, pada sore hari. Tahap kedua dilakukan di daerah terdampak yang berada di Kampung kleleng dan Kampung Kajuk, Kelurahan Rongtengah sebanyak 100 bungkus nasi sekitar pukul 19.35 WIB.
“Yang terlibat dalam aksi sosial NU peduli diantaranya, LPBINU, Banser, Pagar Nusa, LK NU, IPNU dan IPPNU, Fatayat, FPRB, Fatayat, dan juga menggandeng BPBD setempat. Kami distribusikan nasi bungkus supaya dapat meringankan beban mereka,” ujar Mamak sapaan akrab Ketua LKNU Sampang ini kepada koranmadura.com, Senin, 11 Januari 2021.
Pantauan koranmadura.com di jalan Panglima, Kelurahan Dalpenang, kondisi banjir belum juga menyurut. Sedangkan kondisi aliran listrik dalam kondisi dipadamkan. Bahkan beredar pula Kondisi debet air di wilayah utara kembali meninggi.
Sementara Kepala BPBD Sampang, Asroni belum bisa dimintai keterangan mengenai kondisi banjir saat ini. (MUHLIS/ROS/VEM)