SUMENEP, koranmadura.com – Badan SAR Nasional (Basarnas) Jawa Timur ikut melakukan pencarian dua nelayan yang hilang di Perairan Giligenting.
Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, pencarian saat ini terus dilakukan. Tidak hanya dari warga sipil melainkan juga dari tim gabungan yang didalamnya juga Basarnas Jawa Timur.
Pencarian kata dia diawali apel pagi pada Senin, 11 Januari 2021 pukul 08.00 Wib di Mapolsek Prenduan.
“Pukil 09.00 Wib, Tim Basarnas melakukan pencarian dengan menggunakan Perahu karet dan titik pemberangkatan bertempat di Pelabuhan Desa Aeng p
Panas, Kecamata Pragaan, mengarah ke perairan Giligenting,” jelas Widi.
Menurutnya, tim dari Basarnas Jawa Timur seabanyak lima orang. Adapun yang ikut apel sebelum diberangkatkan pencarian nelayan diantaranya :
1. Personil Polsek Prenduan
2. Koramil Pragaan
3. Tenaga medis Puskesmas Pragaan
4. ONE RISKY (Basarnas Jatim)
5. ADI KURNIAWAN (Basarnas Jatim)
6. EDI FAIZIN (Basarnas Jatim)
7. AFIK HAMDANI (Basarnas Jatim)
8. AGUNG SANTOSO (Basarnas Jatim)
9. AGUS SANTOSO (Basarnas Jatim)
10. H. HERI (basarnas Sumenep
11. DIAN WIDIANTO (Basarnas Sumenep)
12. IBNU HAKIM (Basarnas Sumenep)
13. Perwakilan Keluarga korban.
Sebelumnya diberitakan dua nelayan asal Kecamatan Pragaan, yaitu Hafik (21) dan Moh. Halipi (24) hilang akibat kecelakaan laut saat mancing ikan di perairan Pulau Giligenting, Sabtu, 09 Januari 2021. Sampai saat ini jasad dua nelayan tersebut belum ditemukan. (JUNAIDI/ROS/VEM)