SAMPANG, koranmadura.com – Asbes gedung eks kantor Dinas Ketahanan Pangan Sampang yang kini dialihkan untuk ruang kerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kembali ambruk.
Peristiwa ambruknya asbes bagian atap gedung kantor tersebut sebelumnya juga terjadi pada Kamis, 20 Februari 2020 lalu, namun di ruang kerja yang berbeda. Gedung tersebut sejatinya dibangun akhir 2016 lalu dan baru ditempati pada 2017, menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) kurang lebih senilai Rp 2,8 miliar.
Kepala Satpol PP Sampang, Suryanto saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa ambruknya asbes gedung yang baru ditempatinya itu. Pihaknya menyatakan, semenjak Dinas Ketahanan Pangan digabung ke Dinas Petanian beberapa waktu lalu, gedung tersebut kemudian ditempati oleh Satpol PP.
“Mulai efektif ditempati Satpol PP sejak Senin, 18 Januari 2021 lalu. Gedung itu berlantai dua,” ujar Suryanto kepada koranmadura.com, melalui sambungan teleponnya, Sabtu, 23 Januari 2021.
Lanjut Suryanto menyatakan, peristiwa ambruknya asbes tersebut terjadi di ruang kerja bidang Perlindungan Masyarakat (Linmas). Kala itu, kondisi hujan lebat disertai angin kencang pada Kamis malam, 21 Januari 2021 kemarin.
“Saat Kamis malam itu kan hujan lebat disertai angin kencang. Mungkin ada atap yang bocor dan kemudian atap tidak bisa nahan beban sehingga kemudian ambruk,” ujarnya.
Namun begitu, pihaknya menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Bahkan Jumat kemarin, 22 Januari 2021, telah dilakukan survei oleh rekanan.
“Sekarang sudah diperbaiki bagian asbesnya,” pungkasnya.
Sementara pantauan koranmadura.com, setelah dikroscek, atap asbes yang rusak kini dalam proses perbaikan.
“Mulai hari ini mas yang diperbaiki. Kami berlima yang memperbaikinya. Paling satu hari sudah selesai,” ujar salah satu tukang saat di sela-sela memotong asbes. (MUHLIS/ROS/VEM)