BANGKALAN, koranmadura.com – Akibat dari kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang dilaksanakan oleh 11 kabupaten/kota di Jawa Timur, termasuk Surabaya, jumlah penumpang kapal di pelabuhan Kamal, Bangkalan, Madura berkurang.
Hal itu diakui oleh Manajer Usaha ASDP Kamal Eva Mardiana. Menurutnya, pengurangan tersebut mencapai 50 persen dari jumlah kapasitas kapal. Setiap hari, diperkirakan 40 roda empat dan 300 roda dua melintas naik kapal. Jika sebelum PPKM, bisa melebihi dua kali lipat.
“Semenjak adanya Covid-19 memang mengalami penurunan, ditambah lagi kebijakan PPKM juga terjadi penuruan lebih banyak lagi,” katanya, Selasa 12 Januari 2021.
Dijelaskan oleh Eva sapaan akrabnya Eva Mardiana, sekitar 3 kapal yang disiapkan untuk membawa penumpang dari pelabuhan Kamal menuju Tanjung Perak, Surabaya. Namun karena ada penurunan jumlah pengguna jasa kapal, maka hanya dioperasikan 2 kapal.
“Setiap jam ada penyeberangan kapal secara bergantian. Ada tiga siap operasi, tapi satunya off,” ucapnya.
Sementara jam operasional kapal di pelabuhan Kecamatan Kamal itu juga ada perubahan jadwal. Yang awalnya biasa dimulai pukul 05.00 – 21.00, saat ini bergeser pada pukul 06.00 – 19.00 Wib.
Namun walaupun ada pengurangan penumpang, pihaknya tetap mengoperasikan kapal dengan protokol kesehatan (Prokes) ketat yang dianjurkan oleh pemerintah. Hal itu, guna menghindari penyebaran virus Corona antar penumpang di atas kapal.
“Seperti hand sanitizer, masker dan tempat cuci tangan kami sediakan. Juga ada pengecekan suhu,” tutupnya. (MAHMUD/ROS/VEM)