SAMPANG, koranmadura.com – Kasus Covid-19 di Sampang, Madura, Jawa Timur terus meningkat. Dinas Pendidikan setempat menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sempat diberlakukan di sekolah.
Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Nor Alam mengatakan penghentikan KBM tatap muka lantaran Covid-19 di wilayahnya meningkat. Pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran (SE) mengenai penerapan pembelajaran sistem daring di semua tingkatan, mulai TK, SD dan SLTP.
“Saat ini memang masih libur semester I dan akan masuk sekolah pada Senin, 4 Januari 2021 mendatang. Akan tetapi karena perkembangan kasus Covid-19 meningkat di Sampang, maka nanti saat masuk sekolah akan diterapkan sistem daring total. Dan itu diberlakukan untuk semuanya, mulai TK, SD dan SLTP,” katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, Sabtu, 2 Januari 2020.
Penghentian pembelajaran PTM ini, lanjut Nor Alam, berlangsung sampai pada 11 Januari 2020 sambil menunggu perkembangan kondisi Covid-19 di Sampang.
“Semisal nanti perkembangan Covid-19 masih tetap atau meningkat, maka nanti kami akan menerbitkan surat perpanjangan pembelajaran daring,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, per 1 Januari 2021, kasus konfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Sampang mencapai 528 kasus. Sedangkan zona paparan Covid-19 tersebar di 14 Kecamatan. Hanya Kecamatan Ketapang yang bertahan di zona hijau. (MUHLIS/SOE)