SUMENEP, koranmadura.com – Keberadaan badan usaha milik daerah (BUMD) di sejumlah daerah hanya menjadi beban, namun beda dengan PT Sumekar. Tahun 2020, perusahaan daerah yang bergerak di bidang transportasi laut itu mampu menyumbang Rp 175 juta terhadap pendapatan asli daerah.
“Tahun 2020 PT Sumekar mampu menyumbang PAD Rp 175 juta, itu sudah sesuai target,” kata Eko.Wahyudi, Humas PT Sumekar pada media ini.
Kedepan, kata dia, PT Sumekar terus melakukan pembenahan. Sehingga tahun ini bisa memberikan kontribusi kepada daerah melebihi target yang ditentukan.
“Kami terus melakukan revitalisasi, mulai manajemen, hingga tata kelola perusahaan. Sehingga bisa memberi kontribusi positif terhadap PAD,” ungkap Eko.
Untuk diketahui, PT Sumekar merupakan salah satu BUMD di Kabupaten Sumemep yang bergerak dibidang transportasi laut. Saat ini PT Sumekar memiliki tiga kapal perintis yang melayani ke sejumlah kepulauan, yakni KM Dharma Bahari Sumekar I, KM Dharma Bahari Sumekar II dan KM Dharma Bahari Sumekar III.
Dari ketiga armada tersebut, hany dua yang beroperasi, yaitu KM Dharma Bahari Sumekar I dan KM Dharma Bahari Sumekar III. Sementara KM Dharma Bahari Sumekar II kondisinya sudah tidak layak untuk berlayar karena termakan usia. (JUNAIDI/ROS/VEM)