PAMEKASAN, koranmadura.com-Sebelum masuk sebagai peserta Keluarga Penerima Menfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), ada 4.691 calon KPM di Pamekasan, Madura, Jawa Timur dilakukan verifikasi dan pencocokan data oleh pendamping PKH di wilayah setempat.
Kordinator Pemkab Pamekasan, Hanafi mengatakan verifikasi dan pencocokan tersebut dilakukan untuk memastikan data sesuai dengan syarat dari program PKH.
“Kita mencocokkan data awal pusat (Kemensos) yang bersumber dari Data Terpadu dan Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Bantuan Sosial Pangan (BSP) atau yang dikenal dibawah itu BPNT, kita hanya mencocokkan saja, apakah keluarga miskin dan sangat miskin memiliki komponen yang disyaratkan di PKH seperti komponen kesehatan, Ibu hamil, anak usia sekolah 0- 6 tahun atau komponen pendidikan SD sampai SMA, kemudian kesejahteraan sosial yaitu lansia dan disabilitas,” jelas Hanafi, Jum’at, 22 Januari 2021.
Pencocokan tersebut sekarang sedang berlangsung dilakukan oleh Pendamping PKH di 13 kecamatan.
“Batas terakhir 25 Januari 2021 ini, karena finalisasi dari Kemensos akhir bulan ini,” tambahnya.
Hanafi menambahkan, setelah verifikasi data dan pencocokan data selesai, nanti akan dimasukkan atau di input data untuk diajukan ke Kemensos.
“Yang dianggap clear dan memenuhi syarat nanti akan keluar SK untuk menjadi peserta,” paparnya. (SUDUR/ROS/VEM)