SUMENEP, koranmadura.com – Sejak diresmikan pada September 2020 lalu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abuya Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur, belum memiliki dokter spesialis.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep sejauh ini masih mengupayakan dengan meminta bantuan kepada Kementerian Kesehatan agar di rumah sakit tersebut ada dokter spesialis.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Ada empat dokter spesialis yang disanggupi oleh Kementerian Kesehatan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, Agus Mulyono, Selasa, 19 Januari 2021.
Menurut dia, memang ada empat dokter spesialis yang sangat dibutuhkan di rumah sakit tersebut. Yaitu dokter spesialis kandungan, bedah, anak, dan penyakit dalam.
Lalu, kapan empat dokter spesialis itu akan mulai memberikan pelayanan kepada masyarakat di rumah sakit kelas D tersebut? “Insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama,” jawab dia.
Sekadar diketahui, saat ini jumlah tenaga medis atau SDM yang sudah ada di RSUD Abuya Kangean sekitar 74. Kemudian ditambah dokter umum sebanyak 4 orang.
“Alhamdulillah keberadaan rumah sakit tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Animo masyarakat untuk mendapat pelayanan di sana terus meningkat,” papar Agus. FATHOL ALIF/ROS/VEM