SAMPANG, koranmadura.com – Akses jalan kabupaten yang berada di titik desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, ambles dan terkesan dibiarkan meski sudah tiga pekan lebih.
“Itu sudah tiga minggu lebih yang ambles mas, kalau tidak salah 9 Desember 2020 lalu. Waktu itu, di wilayah Karang Penang diguyur hujan lebat dan kemudian jalanan itu ambles karena tanahnya longsor. Sebenarnya jalan yang ambles karena longsor itu ada di dua titik yaitu satunya di Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben. Tapi yang di desa Karang Gayam sudah disemen,” ujar warga setempat, Senin, 4 Januari 2021.
Sementara Camat Karang Penang, Samsul Arifin membenarkan adanya jalan ambles akibat longsor. Ruas jalan Kabupaten yang terjadi longsor berada di titik di Desa Karang Penang Oloh.
“Sudah lama itu, saat longsor saya sama pak kapolsek ke lokasi. Bahkan langsung kami laporkan ke Dinas PUPR. Dua kali lapor malah. Tapi tidak tau, lapotan kami masih belum direspon. Mungkin dari anggaran karena kejadiannya di akhir tahun,” ujarnya.
Sementara Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Sampang, Ach. Hafi saat dikonfirmasi belum ada respon perihal rencana perbaikan ruas jalan Kabupaten yang menghubungkan tiga desa itu. Dihubungi nomor selulernya belum ada respon meski terdengar aktif.
Pantauan koranmadura.com, di lokasi, jalanan ambles itu sudah memakan separuh jalan dan hanya bisa dilintasi oleh satu kendaran roda empat saja.
Kemudian, di bawah jalanan ambles itu terdapat pemukiman warga. Akses Jalan itu juga menghubungkan ke Kecamatan Sokobanah.
Tidak hanya di titik wilayah Karang Penang, Jalan poros Kabupaten dalam kondisi ambles juga terdapat di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Sokobanah. Bahkan untuk saat ini terpantau, selain ambles, ruas jalan Kabupaten Karang Penang-Sokobanah masih terdapat yang rusak berlubang bahkan tampak seperti kubangan. (MUHLIS/ROS/VEM)