SUMENEP, koranmadura.com – Ujicoba pembelajaran tatap muka (PTM) di lingkungan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali mulai dilakukan per 26 Januari 2021 kemarin.
Khusus tingkat menengah atas, dari 153 SMA- SMK, baik negeri maupun swasta, di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep, satu di antaranya belum melaksanakan ujicoba PTM.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep Syamsul Arifin menyebutkan, SMA yang belum melaksanakan ujicoba PTM dimaksud ialah SMA Nurul Jadid di Kecamatan Batang-Batang.
Menurutnya, sekolah tersebut belum melaksanakan ujicoba PTM bersaaan dengan SMA-SMK yang lain karena ada beberapa orang tua siswa terindisikasi reakrif Covid-19.
“Di sana ada beberapa orang tua (siswa) yang terindikasi reaktif. Jadi, ada hasil rapit test, mungkin. Sehingga dikhawatirkan putera-puterinya itu bisa menjadi penyebab penularan virus, maka sekolah tersebut belum membuka kegiatan tatap muka (PTM),” ujar Syamsul.
Dia mengaku, dalam satu minggu ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi. “Jika satu minggu orang tua siswa itu sudah sembuh, mungkin sekolah tersebut sudah bisa melakukan tatap muka,” tambahnya. FATHOL ALIF/ROS/VEM