BANGKALAN, koranmadura.com – Nelayan atas nama Sumli (50) asal Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan, Madura, Jawa Timur dikeroyok oleh tiga orang yang tak dikenal, pada hari Minggu 14 Februari 2021.
Akibat dari pengeroyokan di perairan Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian kepala belakang dan lengan tangan kanan, karena menangkis hantaman jangkar.
Kasatpolairud Polres Bangkalan, Akp Ludwi Yarsa Pramono menyampaikan kronologi pengeroyokan. Katanya, pada dini hari korban berangkat dari rumahnya untuk menangkap ikat ke laut. Dia ditemani oleh putranya bernama Mustofa.
“Sekitar pukul 03.00 Wib Sumli dan Mustofa berangkat menangkap ikan,” katanya.
Saat hendak pulang, perahu milik korban ditabrak parahu nelayan yang menggunakan jaring trowl. Dalam perahu, diketahui ada tiga orang yang saat ini belum diketahui identitas mereka.
Karena tidak terima perahunya diendus tanpa sebab, korban menghampiri pemilik perahu trowl tersebut. Kemudian, terjadi perkelahian antara satu melawan tiga orang.
“Korban mengalami luka di bagian kepal dan tangan, tiga pelaku masih dalam proses penyelidikan identitas,” katanya. (MAHMUD/ROS/VEM)