SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah aKbupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menganggarkan sebesar Rp38 miliar untuk penanganan dan penanggulangain virus corona. Anggaran tersebut diambilkan dari anggaran tak terduga tahun 2021.
“Tahun ini untuk anggaran corona Rp 38 miliar,” kata Yayak Nurwahyudi, Kepala Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Senin,
Menurutnya, anggaran untuk covid 19 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2020. Dimana pada tahun lalu Pemkab Sumenep menganggarkan sebesar Rp90 miliar. Dari anggaran tersebut hingga akhir tahun terserap sekitar 50 persen atau sekitar Rp45 miliar.
Sementara program yang dicanangkan tahun ini hampir sama dengan program tahun lalu, yakni akan direalisasikan pada program meningkatan ekonomi, ketahanan pangan seperti bantuan langsung tunai (BLT) dan bantuan kesehatan.
“Tapi sampai saat ini ploting anggaran setiap item (program) belum muncul,” kata Yayak.
Sementara tahun lalu kata dia, untuk program kesehatan dianggarkan sebesar Rp35 miliar. “Anggaran itu diberikan kepada Dinas Kesehatan dan RSUD,” jelas Yayak.
Sedangkan untuk anggaran BLT tahun 2020 dianggarkan sebesar Rp20 miliar. “Itu terserap semua. Tapi, apakah program itu tetap berlanjut atau ada tambahan pada tahun ini, kami masih akan koordinasi lagi,” jelas dia. (JUNAIDI/ROS/VEM)