PAMEKASAN, koranmadura.com-Puluhan warga yang tergabung dalam Jaringan Kawal (Jaka) Jatim Kabupaten Pamekasan, Madura menggelar aksi demonstrasi ke Kantor Kejaksaan Negeri setempat, Selasa, 9 Februari 2021.
Kedatangan mereka ke lembaga antirasuah tersebut untuk meminta Kepala Kejari profesional dalam menangani kasus dugaan korupsi mobil sehat Siaga Tanggap Peduli (Sigap). Selain itu, mereka mendesak agar Kejari segera menetapkan tersangka terhadap nama-nama yang terlibat.
“Tetapkan tersangka bagi nama-nama yang terlibat dalam kasus dugaan mobil Sigap. Kajari dan Kasi Pidsus jangan main mata dengan Bupati Pamekasan,” teriak salah satu Koorlap Aksi Jaka Jatim, Musfiqul Khoir.
Musfiq, sapaan akrabnya, menegaskan, jika pihak kejaksaan selalu berjanji dan tak kunjung “bertenaga” dalam menangani kasus ini, maka pihaknya mengancam akan melakukan aksi lagi dengan massa yang lebih besar.
“Dalam waktu dekat, jika Kejari belum menetapkan tersangka, maka kami akan menggelar aksi lagi dengan jumlah massa yang lebih besar,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Pamekasan, Ginung Pratidina berjanji akan menindaklanjuti setiap kasus yang masuk ke Kejari. Termasuk dugaan korupsi mobil Sigap.
“Kami tidak akan menghentikan penyidikan kasus ini. Profesionalisme dalam menangani setiap kasus selalu kami jaga. Karena kami bekerja demi tugas negara,” katanya dengan tegas. (TIM)