SAMPANG, koranmadura.com – Keberadaan mafia pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, kini menjadi atensi Bupati setempat. Sebab, hal itu diduga menjadi biang kerok kelangkaan pupuk subsidi.
Keberadaan oknum pemain pupuk subsidi dilontarkan dengan tegas oleh Bupati Sampang saat memberikan sambutan salam acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sampang Tahun 2022 di Kecamatan Camplong.
“Kelangkaan pupuk subsidi di Sampang ini, ada pemainnya,” bebernya, Selasa, 16 Februari 2021.
Padahal, lanjut H Idi, sapaan karib Bupati Sampang, menyatakan, berdasarkan data yang ada di Dinas Pertanian, penerima kuota pupuk bersubsidi di wilayahnya sudah mencukupi, bahkan mendapat kuota terbanyak jika dibandingkan dengan empat Kabupaten di Madura.
“Tapi memang ada pemain-pemain pupuk subsidi yang ada di Kabupaten Sampang. Buktinya, 27 Januari 2021 lalu, pupuk Subsidi sebanyak satu truk asal Sampang ditangkap di daerah Blora, Jawa Tengah. Pupuk subsidi dibawa dari Sampang dan mobilnya asli Kecamatan Tambelangan, dibawa ke Blora untuk dijual di sana. Makanya saya minta untuk ditindaklanjuti kasus ini ke Kapolres untuk diselesaikan,” ungkapnya kesal.
Sekadar diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun koranmadura.com, kendaraan truk pembawa pupuk subsidi diketahui berplat nomor M 8041 UP.
Mobil truk tersebut diamankan polisi di daerah Blora, Provinsi Jawa Tengah, lantaran nekat membawa pupuk bersubsidi jenis ZA kurang lebih seberat 8 ton. (MUHLIS/ROS/VEM)