PAMEKASAN, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menyebutkan, pembuatan Kartu Tani tidak sesuai dengan target.
Diketahui sebelumnya Dinas Pertanian Pamekasan merencanakan pembuatan kartu Tani ditargetkan selasai pada Januari 2021. Namun hingga saat ini, masih banyak petani yang tidak memiliki kartu Tani.
Bidang Produksi Pertanian, Dinas Ketahaanan dan Pertanian Pamekasan, Achmad Suaidi mengatakan, banyak faktor petani tidak memiliki kartu Tani, di antaranya, NIK atau nama petani atau luasan tanah tidak valid sehingga hal itu perlu diperbaiki.
“138.778 usulan pembuatan kartu tani, terus yang sudah ada 132.690 kartu tani, sisanya masih menunggu, karena masih banyak yang diperbaiki,” jelas Achmad Suaidi, Senin, 8 Februari 2021.
Meskipun masih banyak yang belum memilikinya, kata Suaidi, maka para petani bisa langsung membawa KTP ke kios atau agen atau pengecer sesuai petunjuk kelompok tani masing-masing.
“Silahkan datang ke agen yang sudah disediakan untuk mendapatkan pupuk subsidi, tinggal membawa KTP itu aja, dan yang jelas tergabung di kolompok tani,” paparnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan pembuatan kartu tani bagi yang masih belum tercover secara bertahap.
“Kita berharap secepat lah, biar mempermudah petani dan aman,” singkatnya. (SUDUR/ROS/VEM)