SAMPANG, koranmadura.com – Lama direncanakan, relokasi terminal Trunojoyo Sampang, Madura, Jawa Timur, tidak kunjung terealisasi.
Hal itu membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat mendesak pemerintah setempat untuk segera merealisasikannya guna sebagai upaya pengembangan kawasan perkotaan dan untuk menghidari kemacetan lalu lintas di daerah perkotaan sebab terminal Trunojoyo berada di jantung kota.
“Relokasi terminal sudah lama direncanakan oleh pemkab. Tapi hingga sekarang belum terealisasi,” tutur, Fadol, Ketua DPRD Sampang, Senin, 29 Maret 2021.
Menurut Politisi PKB ini menyampaikan, rencana pemindahan terminal Trunojoyo dinilai sebagai solusi yang tepat. Sebab kondisi terminal Trunojoyo saat ini sudah tidak layak. Maka dari itu, pihaknya meminta Pemerintah Daerah (Pemda) setempat segera merealisasikan relokasi terminal.
“Dilihat dari kondisi dan lokasinya, ya memang harus segera direalisasikan relokasi terminal, karena sudah tidak layak,” ujarnya.
Sementara Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Yulis Juwaidi membenarkan rencana relokasi Terminal Trunojoyo. Bahkan rencana tersebut diperkirakan sejak 2015 lalu. Sedangkan di tahun ini, pihaknya mengaku menyiapkan anggaran senilai Rp 8,6 miliar untuk pengadaan tanah, review feasibility study (FS), sosialisasi dan yang lainnya. Namun tahapan tesebut belum terealisasi hingga tuntas.
“Kami dulu pernah melakukan FS tapi tidak diteruskan. Makanya tahun ini kita fokus pada review FS saja,” tuturnya.
Oleh karena itu, pihaknya mengaku perlu dilakukan pembahasan kembali rencana pembangunan terminal tipe B di Sampang. Apalagi saat ini lokasi terminal yang ada memang direncanakan untuk perluasan taman kota.
“Lokasi rencana untuk relokasi terminal yaitu di daerah Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang. Dan diperlukan lahan seluas 3 hektar. Dan lahan-lahan masih belum dilakukan pembebasan lahan,” pungkasnya. MUHLIS/ROS/VEM