SAMPANG, koranmadura.com – Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, dipulangkan dari perantauannya di Malaysia ke kampung halamannya.
Meninggalnya PMI saat ini, menambah daftar Jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Malaysia asal Sampang yang meninggal dunia menjadi 15 orang dari sebelumnya sebanyak 12 orang.
Baca: Belum 3 Bulan, Sudah 12 Orang PMI Malaysia Asal Sampang Dipulangkan Meninggal Dunia
Plt Kabid Penempatan dan Pengembangan Tenaga Kerja, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Kabupaten Sampang, Agus Sumarso menyampaikan, Jenazah PMI yang meninggal saat ini merupakan PMI ilegal yang bekerja di Malaysia.
PMI tersebut diketahui bernama Aruman (52), warga Desa Jungkarang, Kecamatan Jrengik. Jenazah tiba di kampung halamannya hari ini dengan diantarkan langsung oleh mobil ambulance Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) pusat.
“Pemulangan jenazah ini gratis dengan dibantu BP2MI setelah kami bekerjasama. Alrmarhum meninggal karena menderita penyakit strok dan darah tinggi. Dia bekerja di Malaysia selama dua tahun bekerja sebagai kuli bangunan,” ujarnya, Rabu, 17 Maret 2021.
Lanjut Agus Sumarso membeberkan, hingga pertengahan Maret 2021, TKI Ilegal asal Sampang yang meninggal di perantauan mencapai 15 orang.
“Pekan lalu yang meninggal dunia di Malaysia sebanyak 12 orang dan sekarang menjadi 15 orang. Mereka meninggal rata- rata sakit di perantauan,” pungkasnya. (MUHLIS/ROS/VEM)