SUMENEP, koranmadura.com – Pasca dilantik pada 27 Februari 2021 lalu, Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi mengaku, langsung melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan sejumlah pihak dalam rangka mewujudkan daerahnya lebih baik dan maju.
Salah satu yang menjadi perhatiannya ialah menekan angka kemiskinan, sebagaimana diharapkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat menyampaikan sambutan di acara serah terima jabatan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu, 7 Maret 2021.
Menurut Bupati, salah satu upaya yang akan dilakukan Pemkab Sumenep untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat ialah melalui penguatan ekonomi berbasis kawasan, dari hulu ke hilir.
Bupati Fauzi juga mengaku akan memberikan perhatian khusus bagi para pelaku UMKM, yaitu dengan mengoptimalkan daya beli terhadap produk mereka.
“Kami akan mencoba, agar segala sesuatu yang berkaitan dengan daya beli, terintegrasi dengan UMKM. Misalnya, segala kebutuhan-kebutuhan yang berhubungan dengan pemerintah daerah, sebisa mungkin kami akan membeli produk-produk di daerah yang merupakan produk UMKM,” ujarnya.
Di samping itu pihaknya juga akan memberikan peluang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berkreativitas sehingga bisa dijadikan modal untuk memiliki jiwa entrepreneurship yang berdaya saing.
Dengan begitu ia berharap angka kemiskinan di kabupaten paling timur Pulau Madura ini dapat ditekan sehingga masyarakat lebih sejahtera.
“Kami berharap kerjasama dari semua pihak, termasuk masyarakat Sumenep agar terus mematuhi protokol kesehatan. Sehingga aktivitas perekonomian dapat berjalan normal kembali seperti sebelum pandemi Covid-19,” tambahnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)