PAMEKASAN, koranmadura.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mengawali kegiatan di kantor barunya dengan tasyakuran dan penyaluran bantuan sosial.
Tasyakuran dilakukan dengan khataman Alquran dan makan bersama pengurus, tokoh masyarakat, dan warga sekitar, sementara bantuan sosial berupa sembako disalurkan untuk 36 orang warga miskin yang tinggal di sekitar kantor DPC yang baru diresmikan tersebut.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan, Nadi Mulyadi mengatakan, keberadaan kantor DPC yang peresmiannya baru dulakukan pada Jumat, 12 Maret 2021 lalu itu, diharapkan menjadi pembuka jalan untuk mendekatkan partainya dengan masyarakat.
Karenanya, kata dia, penggunaan kantor baru di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan itu, diawali dengan kegiatan yang melibatkan tokoh dan masyarakat sekitar.
“Sejak pagi, kami mengawali dengan khataman Alquran dengan menghadirkan empat orang hafidz (penghafal Alquran) dengan harapan kantor ini juga membawa keberkahan dan perjuangan kami kedepan berlandaskan nilai-nilai Alquran,” katanya.
Ia menegaskan, masyarakat sekitar bisa menggunakan kantor tersebut sebagai tempat kegiatan.
“Silakan jika ada yang ingin memanfaatkan aula kantor ini sebagai tempat kegiatan, misalnya PKK atau yang lainnya,” kata Nadi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Abdussyukur mengatakan, di satu sisi dirinya bangga karena sudah memiliki kantor permanen, namun di sisi lain pihaknya memiliki beban dan tanggung jawab yang berat untuk memajukan partai.
Kantor baru yang merupakan bantuan hibah dari Ketua DPP PDI Perjuangan, MH. Said Abdullah, tersebut akan dijadikannya sebagai pemacu langkah bagi kemajuan partainya di masa yang akan datang.
“Selain sebagai anugerah, kantor ini juga menjadi amanah agar kami berjuang memajukan partai ini,” katanya.
Seluruh pengurus DPC PDI Perjuangan, kata dia, telah berkomitmen untuk memaksimalkan semua potensi demi kemajuan PDI Perjuangan. (G. MUJTABA/ROS/VEM)