SUMENEP, koranmadura.com – Hajat demokrasi pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak bakal digelar pertengahan Juli 2021. Hal tersebut menjadi perhatian khusus Wakil Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur Hj Dewi Khalifah.
Oleh sebab itu orang nomor dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep itu meminta pengawasan pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa diperketat, terutama dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Sehingga tidak menjadi cluster baru virus corona.
“Jangan sampai ada cluster baru, maka dari itu pengawasan kepatuhan pada prokes covid 19 diutamakan, baik pada panitia maupun pemilih,” katanya pada sejumlah media.
Bahkan kata dia selain pembatasan pemilih setiap tempat pemilihan suara (TPS), panitia akan menyediakan bilik khusus bagi pemilih yang suhu tubuhnya melebihi ketentuan yang berlaku.
Selain itu kata dia, Pemerintah Daerah juga akan meningkatkan pengamanan disetiap desa. Itu dilakukan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti terjadinya konflik antar warga yang mengakibatkan terganggunya pelaksanaan pilkades serentak tahun 2021 ini.
Untuk diketahui, sebanyak 86 kepala desa yang masa jabatannya berakhir dan dijabat oleh Pj. Sehingga pilkades serentak tahun ini sebanyak 86 desa. (JUNAIDI/ROS/VEM)