BANGKALAN, koranmdura.com – Wisuda XXIX untuk semester gasal tahun akademik tahun 2021 di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur dilaksanakan secara tatap. Namun tetap memperhatikan Protokol Kekehatan (Prokes) yang ketat.
Rektor UTM, Muh. Syarif menyampaikan, keputusan wisuda dengan tatap muka tersebut sudah dipertimbangkan dengan matang. Alasan diantaranya, karena kemauan orang tua mahasiswa. Sehingga dengan begitu, pihanya mengaku tak bisa menolaknya.
“Karena ini adalah momen terpenting bagi orang tua mahasiswa, jadi kami mau tidak mau harus kami pertimbangkan permintaan mereka,” katanya, Rabu 17 Maret 2021.
Wisuda tatap muka yang akan dimulai pada tanggal 27-28 Maret dan 3 April 2021 itu juga sudah mendapatkan persetujuan dari Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 tingkat kecamatan dan kabupaten.
Dijelaskan oleh Abah Syarif, sapaan akrabnya Rektor UTM, para undangan yang bisa masuk di area kampus umum negeri satu-satunya di Madura itu dibatasi 3 orang. Yaitu 1 wisudawan dan 2 ayah atau ibu serta wali. Hal itu dilakukan, untuk menjaga penularan virus Corona yang tak kunjung usai.
“Nanti ada security yang akan menjaga dengan ketat di pintu masuk kampus,” katanya.
Prokes Covid-19 yang harus diikuti oleh para undangan diantaranya, memakai masker, cek suhu, cuci tangan atau membawa hand sanitizer, dan menjaga jarak.
“Mudah-mudahan wisuda ini bisa berjalan dengan lancar, dan tidak ada yang terkena virus Corona,” harapannya. (MAHMUD/Ros/VEM)