SUMENEP, koranmadura.com – Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam hal ini Dinas Pendidikan, untuk mulai berpikir dan mencari formula yang tepat agar pembelajaran tatap muka (PTM) bisa segera dilaksanakan.
Hal tersebut disampaikan DPKS mengingat saat ini seluruh kecamatan di kabupaten paling timur Pulau Madura ini, sebanyak 27 kecamatan, sudah masuk zona hijau penyebaran Covid-19.
“Karena (seluruh kecamatan) sudah zona hijau, dengan tidak melampaui dan melanggar kebijakan, maka mungkin kami mengusulkan agar sekolah sudah bisa tatap muka. Tentunya dengan tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan,” ujar Sekretaris DPKS, Mohammad Suhaidi, Kamis, 8 April 2021.
Menurut dia, ada beberapa alasan kenapa PTM perlu dilaksanakan. Di antaranya, menurut dia saat ini masyarakat sudah mulai bosan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang selama ini terjadi, dan menyebabkan sekolah-sekolah terpaksa harus melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
“Kedua, kalau kondisi seperti ini terus dibiarkan, maka nasib dan nasib anak-anak kita ke depan bagaiamana? Makanya, kalau kami di dewan pendidikan, ini perlu segera tatap muka,” urai dia.
Sekadar diketahui, terhitung sejak 6 April 2021, seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Sumenep sudah masuk zona hijau, setelah satu bulan lamanya tidak ada kasus baru Covid-19. FATHOL ALIF/ROS/VEM