BANGKALAN, koranmadura.com – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Dlambah Dajah dan Tanah Merah Laok, Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, ditunda ke tahun 2022.
Hal itu berdasarkan surat keputusan Bupati Bangkalan nomor: 188.45/100/Kpts/433.013/2021 dan 188.45/103/Kpts/433.013/2021, tentang penundaan Pemilihan Kepala Desa Dlambah Dajah dan Desa Tanah Merah Laok.
Ketua Tim Fasilitasi Pemilihan Kepala Desa (TFPKD) Kabupaten Bangkalan, Ahmad Ahadiyan Hamid menyampaikan, penundaan Pilkades di Dlambah Dajah karena Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) tidak mengindahkan perintah dari tim fasilitasi tingkat kabupaten.
Pihaknya menyampaikan, TFPKD sempat memerintahkan P2KD untuk memasukkan salah satu bakal calon Kades yang sempat didiskualifikasi. Karena ijazah yang dituding tidak resmi oleh panitia itu dibantah melalui surat resmi dari Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan.
“Karena tidak mengindahkan perintah dari TFPKD dan diduga ada konflik kepentingan, maka panitia Pilkades di Dlambah Dajah dibubarkan,” katanya, Rabu, 21 April 2021.
Sememtara di Desa Tanah Merah Laok sendiri disebabkan ada dugaan tidak netralnya panitia Pilkades. Jika tetap dilanjutkan, kata pria yang juga menjabat kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), khawatir terjadi eskalasi konflik yang semakin meluas.
Selain itu, ketua P2KD dijabat oleh sekretaris desa. Sedangkan, kepala desa (incumbent) dan perangkat yang lain juga ikut mendaftarkan diri sebagai calon Kades di Tanah Merah Laok. Hal itu juga berpotensi akan mengganggu netralitas panitia.
“Dari pada bertambah gejolak, maka lebih baik ditunda melalui surat keputusan Bupati Bangkalan,” ucap dia.
Disampaikan Dhiet, sapaan akrabnya Ahmad Ahadiyan Hamid, walaupuan dua desa itu resmi ditunda, bisa saja keputusan Bupati Bangkalan tersebut dicabut. Jika para calon Kades di Dlambah Dajah dan Tanah Merah Laok ada kesepakatan berdamai dan saling menerima.
“Tanggal terakhir pada hari pungutan suara Pilkades. Jika belum melewati tanggal 2 Mei bisa dilanjut, asalkan panitianya sanggup,” katanya. (MAHMUD)