BANGKALAN, koranmadura.com – Toko sepatu dan sandal yang terbakar di Jalan Raya Paseseh, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura, Jawa Timur mengalami kerugian material sebesar Rp 650 juta.
Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Tanjung Bumi Iptu Fery Riswantoro. Menurutnya, kerugian ratusan juta itu meliputi bangunan toko hingga barang-barang jualan yang tak bisa diselamatkan. Namun, korban jiwa dipastikan tidak ada.
“Barang jualan seperti sepatu, sandal ludes terbakar. Bangunan juga habis terbakar,” katanya, Jumat 30 April 2021.
Dijelaskan oleh Fery, sapaan akrabnya Fery Riswantoro, penyebab terjadinya kebakaran karena ada konsleting listrik. Pada saat itu, penjaga dan pemilik toko sudah tak ada di tempat. Diketahui ada kobaran api di toko sepatu ketika ada kabut asap pekat.
Tidak sedikit warga setempat mendatangi tempat munculnya asap pekat itu. Namun, sayangnya api sudah membesar dan melahap toko sepatu dan sandal itu. Untungnya, petugas kepolisian dibantu warga memadamkan api.
“Kami menggunakan alat seadanya untuk memadamkan api, karena takut merembet ke toko sebelah,” katanya.
Karena menggunakan alat seadanya, sementara tim Pemadam Kebakaran (Damkar) belum datang, api itu sempat berpindah ke counter yang ada disampingnya. Akibatnya, toko aksesori handphone itu juga mengalami kerugian sebesar Rp 10 juta.
“Pukul 00.00 dini hari api berhasil dipadamkan, lalu tim Damkar datang. Jarak tempuh dari Bangkalan Kota ke Tanjung Bumi butuh waktu 1 jam,” pungkasnya. (MAHMUD/DOS/VEM)