BANGKALAN, koranmadura.com – Pemeliharaan jalan kabupaten di Bangkalan, Madura, Jawa Timur dinilai masih kurang ideal. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menganggarkan dari APBD tahun 2021 sekitar Rp 910 juta. Sedangkan ruas jalan yang tersedia sekitar 700 Kilometer
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Bangkalan, Guntur Setiyadi menyampaikan, anggaran ratusan juta itu masih belum cukup untuk memperbaiki jalan dengan proses tambal sulam. Pekerjaannya, dibuat beberapa wilayah. Mulai dari perkotaan, utara, selatan, timur, hingga barat.
“Anggaran itu se Bangkalan. Kalau untuk se Bangkalan masih kurang. Tapi, pemeliharaan ini bersifat rutin berkala,” katanya, Kamis 27 Mei 2021.
Namun, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, anggaran tambal sulam tahun 2021 ini ada peningkatan. Diketahui, pada tahun 2020 hanya sebesar Rp 450 juta, setelah dilakukan pemangkasan untuk penanganan pandemi virus Corona.
Dijelaskan Guntur, sapaan akrabnya Guntur Setiyadi, pekerjaan tambal sulam ini bersifat insidental. Selain berdasarkan laporan dari warga setempat, juga melihat tingkat keparahan kerusakan jalan. Langkah itu, karena anggaran yang cukup minim, namun harapan ingin tepat sasaran.
“Jika lalu lintasnya tinggi dan kerusakannya tinggi, kami segera tangani,” katanya.
Pihaknya berharap, walaupun hanya bersifat pekerjaan tambal sulam, dapat melancarkan lalu lintas di setiap jalan raya kabupaten di Kota Dzikir dan Shalawat. Selain itu, juga meminimalisir angka kecelakaan yang terjadi.
“Semoga para pengendara bisa berjalan lancar dan nyaman,” pungkasnya. (MAHMUD/ROS/VEM)