SAMPANG, koranmadura.com – Jelang lebaran Idul Fitri 1442 H, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terus berdatangan untuk pulang ke kampung halamannya, Selasa, 4 Mei 2021.
Plt Kabid Penempatan Tenaga Kerja, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Kabupaten Sampang, Agus Sumarso menyatakan, total sementara kepulangan PMI asal Sampang yaitu sebanyak dengan rincian pada gelombang I sebanyak 106 orang, gelobang II sebanyak 41 orang, gelombang III sebanyak 32 orang, gelombang IV sebanyak 103 orang.
“Dan sore ini ada sebanyak 134 orang. Mereka rata-rata merupakan PMI dari Malaysia dan Singapura. Ada juga yang dari Brunai Darussalam, tapi sedikit,” jelasnya.
Kepulangan mereka, lanjut Agus menegaskan yaitu dikarenakan habis masa kontrak kerjanya, bukan dikarenakan dilakukan deportasi.
“Bukan deportasi, rata-rata mereka pulang karena habis masa kontrak kerjanya. Makanya barang bawaannya banyak. Kalau pulang karena deportasi, barang bawaannya pasti sedikit dibawa tas kresek saja,” paparnya.
Lebih jauh Agus sapaan karib Agus Sumarso menyatakan, kepulangan PMI asal Sampang akan terus berlangsung hingga mendekati hari lebaran. Menurutnya, secara prosedural ratusan PMI akan menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, sebab penampungan ruang isolasi di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) kapasitasnya terbatas yaitu diperkirakan sebanyak 50 ruangan.
“Kalau tetap di isolasi di BLK dengan jumlah ratusan orang. Bukan malah tambah sehat melainkan tambah sakit. Makanya dilakukan isolasi mandiri. Namun nanti Satgas Kecamatan melalui puskesmas yang melakukan pemantauan di bawah,” pungkasnya. MUHLIS/ROS/VEM