SAMPANG, koranmadura.com – Meski sudah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), ratusan Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, belum juga mendapat kepastian pemberangkatannya ke tanah suci Mekah.
Kasi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang, Fathurrahman menyampaikan, di masa pandemi Covid-19, pihaknya belum bisa memastikan pemberangkatan JCH di Sampang. Sebab sejauh ini pihaknya mengaku belum juga menerima surat resmi dari pemerintah pusat berkenaan dengan jadwal pelaksaaan ibadah haji hingga ketentuan kuota JCH untuk wilayah Kabupaten Sampang.
“Kalau memang ada pemberangkatan, pasti diberangkatkan. Tapi sampai saat ini kami belum tahu kuota dan mekanismenya. Sebab sampai sekarang kami masih menunggu keterangan resmi dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi Jatim,” jelasnya, Jumat, 28 Mei 2021.
Akan tetapi, lanjut pihaknya menyatakan, JCH di wilayahnya sejatinya sudah siap untuk diberangkatkan dengan memperioritaskan kepada JCH yang sudah melakukan pelunasan BPIH pada 2020 lalu.
“Tahun lalu, ada 442 JCH dan melengkapi persyaratan administrasinya. Kami sebagai pelaksana sudah siap. Apalagi jamaah, tentu lebih siap,” terangnya.
Selain itu pihaknya menegaskan, kesiapan para jamaaah untuk melakukan pemberangkatan yang masih belum ditentukan di antaranya imunisasi Minginitis, hingga sudah dilakukan vaksin Covid-19. Namun untuk pelaksanaan vaksin sejauh ini lebih diperioritaskan terhadap JCH lanjut usia (lansia).
“Tapi yang jelas, semua Jamaah akan dilakukan vaksinasi Covid-19 sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah. Dan vaksinasi tersebut masih menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin. Kalau sudah ada kepastian keberangkatan haji pasti akan divaksin semua,” tegasnya. MUHLIS/ROS/VEM