SUMENEP, koranmadura.com – Upaya untuk mencegah penularan Virus Corona di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus dilakukan. Salah satunya dengan menyemprotkan cairan disenfektan di setiap tempat pelayanan publik, seperti yang dilakukan di gedung DPRD Sumenep.
Kabag Humas Sekretariat DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur Iswahyudi Bintoro mengatakan, penyemprotan cairan disinfektan dilakukan secara setiap bulan. “Satu kali setiap bulan,” kata dia.
Menurutnya, penyemprotan disenfektan sebagai langkah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Virus Corona. “Semua ruangan pasti disemprot dengan disenfektan,” jelas Bintoro.
Selain itu lanjut dia, setiap ruangan baik ruang Komisi, ruang Rapat Paripurna, Fraksi juga disediakan Hand Sanitizer.
Sementara untuk pengecekan kesehatan, seperti rapid test bagi anggota DPRD tidak dijadwalkan secara rutin, namun dia memastikan setiap ada acara kunjungan kerja ke luar daerah diwajibkan rapid test, baik secara kolektif maupun mandiri. “Kalau dua kali dalam seminggu ada kunjungan, maka rapid dilakukan dua kali juga,” ungkap mantan Camat itu.
Selama ini sambung dia hasil rapid test terhadap 50 anggota DPRD Sumenep, belum ada yang dinyatakan terpapar Covid-19. “Hasilnya negatif semua,” tegas dia.
Untuk diketahui, saat ini Kabupaten Sumenep menjadi zona kuning setelah beberapa warga diketahui terpapar Covid-19, sebelumnya sempat menjadi zona biru karena tren yang dinyatakan positif corona sudah tidak ada. (JUNAIDI/ROS/VEM)