BANGAKALAN, koranmadura.com – Virus Corona yang ganas itu tak pandang bulu. Kini anak-anak sudah cukup banyak terpapar. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan, ada 272 anak yang positif corona. Mereka terpapar dari klaster keluarga.
Kepala Dinkes Kabupaten Bangkalan, Sudiyo menyampaikan, masyarakat yang tergolong anak dari umur 6 – 19 tahun. Ratusan anak yang positif corona mayoritas masuk daftar Orang Tanpa Gejala (OTG). Menurut dia, mereka terpapar karena ditulari keluarga sendiri.
“Bukan virus varian baru, itu Covid-19. Cara penanganan kesehatan sama seperti yang lain,” ucap dia, Selasa, 29 Juni 2021.
Menurut dia, penularan virus asal Wuhan, China terhadap anak di kabupaten paling barat Pulau Madura, kemungkinaa besar akan melebar. Karena, vaksinasi sinovac yang selama disebarkan ke masyarakat hanya dikhususkan 18 tahu ke atas.
Sudiyo menjelaskan, melonjakan penularan virus Corona terhadap anak menjadi perhatian pemerintah pusat. Kini, sudah diwacanakan vaksinasi terhadap anak. Diharapkan mantan Kapus Blega, langkah itu dapat menekan Covid-19 terhadap anak.
“Wacana itu sudah ada dari pemerintah. Tapi surat secara resmi masih belum kami terima,” kata dia.
Secara total, sebaran virus Corona di Bangkalan mencapai 3.467 orang. Masa perawatan ada 1.016 pasien. Sudah sembuh sebanyak 2.127 orang. Sedangkan yang meninggal positif Covid-19 sekitar 324 orang. (MAHMUD/ROS/VEM)