BANGKALAN, koranmadura.com – Pembangunan drainase di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur menguras anggaran sebesar Rp 4,1 miliar. Sumbernya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Direncanakan akhir tahun 2021 ini dapat diselesaikan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bangkalan, Guntur Setiyadi menyampaikan, untuk tahun ini pembangunan drainase diletakkan di 26 lokasi. Besaran tersebut lebih banyak dari pada tahun 2020 kemaren.
“Pengerjaan drainase 26 lokasi itu tersebar di 18 kecamatan,” kata Guntur, sapaan akrabnya, Rabu 2 Juni 2021.
Drainase yang bisa dibangun yaitu jalan menuju ke pedesaan dan kabupaten, bukan permukiman dan ke sawah. Karena, menurut Guntur, setiap pembangunan tempat aliran air itu sudah ada tugas masing-masing. Tentunya, kata dia kegiatan yang sudah masuk dalam pengusulan perencanaan.
“Kita sudah memetakan jalan-jalan yang harus diberi drainase. Jadi disesuaikan usulan perencanaan,” kata dia.
Tujuan dibangun drainase, menurut Guntur untuk mengeringkan daerah becek dan genangan air, dan menurunkan permukaan air tanah pada tingkat yang ideal. Selain itu, dapat mengendalikan erosi tanah, kerusakan jalan dan bangunan yang ada.
“Jika banyak genangan air di jalan aspal cepat rusak. Jadi drainase bisa lebih mengkokohkan jalan,” pungkasnya. (MAHMUD/ROS/VEM)