BANGKALAN, koranmadura.com – Bantuan korban Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, belum tersalurkan. Bantuan yang bersumber dari anggaran daerah sebesar Rp 650 juta itu terkendala lelang. Sedangkan prosesnya butuh waktu cukup lama.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bangkalan, Wibagio Suharta menurutkan, bantuan tersebut akan diberikan berupa Sembako. Namaun, jika dilakukan lelang, maka realisasinya butuh waktu lama. Sedangkan, wabah virus Corona di Kota Salak sudah mulai akut.
Wibagio, sapaan akrab Wibagio Suharta menjelaskan, anggaran kegiatan yang di atas Rp 200 juta seharusnya dilakukan lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Namun, kondisi saat ini sudah mendesak untuk membantu korban Covid-19.
“Oleh karena itu kami akan melakukan koordinasi dengan Unit Layanan Pengadaan, apakah bisa dilakukan penunjukan langsung,” kata dia, Kamis, 17 Juni 2021.
Selain itu, untuk menambah bantuan, pihaknya juga berkoordinasi dengan perusahaan yang masuk dalam forum Corporate Sosial Responsibility (CSR) di Bangkalan. Tujuannya, agar lembaga yang bergerak di bidang usaha itu juga perduli pada korban Covid-19.
“Kami sudah mendapatkan 400 paket Sembako dari CSR dan 200 paket beras,” kata dia. (MAHMUD/ROS/VEM)