BANGKALAN, koranmadura.com – Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Bangkalan, menyiapkan tiga tempat isolasi untuk penanganan pasien positif virus Corona, yaitu di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu), Balai Diklat dan Balai Latihan Kerja (BLK).
Ketiga tempat isolasi tersebut dipetakan sesuai pasien yang terpapar. Jika butuh penanganan khusus diletakkan di RSUD Syamrabu. Sedangkan bagi yang tidak memiliki gejala, namun positif Corona diarahkan ke Balai Diklat. Sementara bagi migran diisolasi di BLK.
Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, tempat isolasi hingga saat ini masih normal, walaupun lonjakan virus Corona di Kota Salak cukup pesat. Yakni, dari 12 kasus menjadi 322 pasien, selama dua minggu terakhir.
“Kasus tertinggi berada di Kecamatan Kota, Arosbaya, Klampis, dan Geger,” kata dia, Selasa 8 Juni 2021.
Dia menyampaikan, RSUD Bangkalan telah menyiapkan 150 tempat tidur. Namun, hingga saat ini tercatat ada sekitar 93 pasien yang ada rumah sakit tipe B itu. Mereka butuh perawatan intensif dalam penanganan virus asal Wuhan, China.
Sedangkan di Balai Diklat, lanjut Ra Latif, sapaan akrabnya Abdul Latif Amin Imron, Tim Satgas telah menyediakan sebanyak 74 tempat tidur. Sedangkan pasien terpapar virus Corona, tapi tanpa gejala yang sudah masuk sekitar 35 orang.
Sementara BLK dikhususkan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Mereka yang datang dari luar negeri harus menjalankan masa isolasi selama 14 hari. Tempat tidur yang telah disediakan 30 ranjang. Namun, hingga saat ini sudah terisi 17 orang.
“Kami selalu pantau perkembangan kesehatan bagi mereka yang sedang menjalani isolasi,” katanya.
Ra Latif menjelaskan, lonjakan kasus virus Corona di Kabupaten Bangkalan, dari klaster keluarga yang pulang kampung pada saat menyambut bulan ramadan. Sedangkan, Protokol Kesehatan (Prokes) anjuran pemerintah malah diabaikan.
“Hasil analisa kami, terjadi transmisi lokal klaster keluarga dari pemudik. Pada hari raya ketupat ada tradisi kumpul keluarga, tapi tidak terapkan Prokes,” pungkasnya. (MAHMUD/ROS/VEM)