SUMENEP, koranmadura.com – Kodim 0827/Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyediakan stock sebanyak 1.500 vaksin bagi karyawan PT Tanjung Odi, Desa Patean, Kecamatan Batuan, Sumenep.
Langkah tersebut sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kabupaten berlambangkan kuda terbangkan ini.
“Saat ini kami menyediakan 1.500 vaksin terhadap karyawan PT Tanjung Odi,” kata Letkol Inf. Nur Cholis, Dandim Sumenep, Senin, 5 Juli 2021.
PT Tanjung Odi merupakan perusahaan rokok yang ada di Kabupaten Sumenep. Perusahaan tersebut memiliki lebih dari 1.000 karyawan.
Vaksinasi dilakukan karena penyebaran virus menular itu semakin meningkat. “Ini untuk menekan angka penyebaran Covid-19 yang semakin tinggi, khususnya di wilayah Sumenep,” katanya.
Hingga saat ini kata dia proses vaksinasi sudah mencapai 70 persen. Namun, Pria keturunan Madura ini menambahkan, bahwa target dari instruksi sampai 20 Juli sudah selesai. “Kami setiap hari sekitar 30 ribu,” ucapnya.
Sehingga dengan begitu, sudah melakukan langkah koordinasi Bupati, Polres, untuk mengerakkan jajarannya agar mereka semua di Vaksin salah satu upaya untuk menekan secara lahiriyah dan juga secara batiniyah yaitu untuk di vaksin. “Sekarang juga razia ke tempat-tempat cafe juga dilakukan,” tambahnya.
Plan Manager PT Tanjung Odi, Riki mengaku, juga menerima kuota vaksin sebanyak 1.500. Namun, persediaan tersebut dipastikan tidak terpakai semua karena jumlah karyan PT Tanjung Odi berjumlah 1450 orang. “Tidak mungkin habis, selain jumlah karyawan yang tidak sampai 1.500, juga ada karyawan yang tidak bisa divaksin, seperti karena hamil, dan punya riwayat penyakit lain,” jelas dia. (JUNAIDI/ROS/VEM)