SUMENEP, koranmadura.com – Menjelang hari raya Iduladha atau Idulkurban tahun ini, permintaan hewan kurban, khususnya kambing, di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masih cukup rendah.
Salah seorang pedagang hewan kurban di Sumenep, Thoriq menyampaikan, saat ini penjualan hewan kurban memang menurun drastis dibandingkan dengan tahun lalu.
Pedagang hewan kurban yang berlokasi di jalan Urip Sumoharjo, Desa Pabian, Kecamatan Kota, ini mengungkapkan, biasanya H-7 Iduladha permintaan terhadap hewan kurban sudah cukup tinggi.
“Lebih ramai tahun kemarin. Tahun kemarin alhamdulillah saya bisa sampai habis 180 ekor. Sekarang saya nyetok (menyediakan) 100 ekor ini belum apa-apa,” ungkapanya, Selasa, 13 Juli 2021.
Dia menyebut, salah satu faktor merosotnya penjualan hewan kurban kali ini kemungkinan ialah dampak penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat yang dimulai sejak 3 hingga 20 Juli 2021 untuk wilayah Jawa dan Bali.
“Mungkin dampak dari PPKM ini. Masyarakat yang tidak boleh keluar, juga masyarakat yang kerjanya dibatasi, dari mana uangnya yang mau beli kambing,” tambahnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)