BANGKALAN, koranmadura.com – Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) serentak tahun 2021 berjalan sukses hingga pelantikan. Rabu kemarin, 28 Juli 2021, sebanyak 111 kepala desa terpilih diambil sumpah dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Ahmad Ahayadian Hamid menyampaikan, kesuksesan tahapan Pilkades tak lepas kerja keras Tim Fasilitasi Pemilihan Kepala Desa (TFPKD), serta pengawalan dari TNI – Polri sehingga berjalan aman.
“Alhamdulillah tahapan Pilkades sampai ke pelantikan berjalan lancar. Kesuksesan ini berkat kerjasama kita,” kata dia, Kamis 29 Juli 2021.
Selain itu, koordinasi dan komunikasi dengan berbagai jajaran kepanitian Pilkades, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa terus ia galakkan. Menurut dia, dengan cara seperti itu pihaknya dapat mengetahui dengan cepat kondisi yang ada dibawah.
“Kami juga turun ke bawah, memantau tahapan Pilkades. Agar persoalan yang ada cepat terurai. Kami dan TFPKD kadang bekerja sampai larut malam jika dibutuhkan,” ucapnya.
Diakui oleh Dhiet, sapaan akrabnya Ahmad Ahadiyan Hamid, permasalahan Pilkades tak bisa dipungkiri. Karena, setiap calon ingin memenangkan kontestasi Pilkades. Namun cara menyelesaikan permasalahan, kata dia, dengan menghadirkan antar calon.
“Kita duduk bersama dan menampung harapan dan keinginan antar calon, lalu cari jalan keluar bersama. Tentunya disesuaikan pada peraturan yang ada,” kata dia.
Sementara Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, tahapan Pilkades hingga pelantikan sudah usai. Sehingga, pihaknya meminta Kades terpilih, agar fokus pada tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagai pejabat pemerintah tingkat desa.
“Rangkul semua pihak dan memberikan pelayanan yang baik pada masyarakat, tanpa pandang bulu. tidak ada lagi pendukung dan bukan pendukung,” katanya. (*/MAHMUD/ROS/VEM)