SUMENEP, koranmadura.com – Pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat sejak 3 Juli lalu tentu berdampak terhadap para pedagang kreatif lapangan (PKL). Teemasuk di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Untungnya, Pemkab setempat tidak ‘menutup mata’. Sebagai ‘kompensasi’ kepada mereka, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Satpol PP Sumenep menyalurkan bantuan berupa sembako kepada para PKL dan warga kurang mampu.
“Kami setelah mendapat perintah Bupati telah melakukan penyaluran bantuan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dan pada hari ini Sabtu (17/07/2021) sasaran bantuan kepada PKL,” jelas Pimpinan BAZNAS Sumenep Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hadariadi, Sabtu, 17 Juli 2021.
Menurut dia, pihaknya telah menyediakan sedikitnya 500 paket sembako untuk warga kurang mampu dan para PKL terdampak PPKM darurat. Sebanyak 300 paket telah disalurkan di hari pertama.
Sisanya, sebanyak 200 paket akan disalurkan berikutnya. Yaitu khusus kepada para PKL yang selama ini berjualan di area Pasar Bangkal dan tempat-tempat lain. “Paket sembako ini kami salurkan untuk membantu warga kurang mampu dan PKL terdampak PPKM darurat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lebih-lebih sekarang sudah hampir Iduladha,” urainya.
Pria yang akrab disapa Hadari itu berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat dan meringankan beban warga dan PKL yang terdampak pandemi Covid-19 selama ini. “Insya Allah bantuan yang kami salurkan sudah tepat sasaran. Secara bertahap, total bantuan yang kami sediakan 5 ribu paket,” tambahnya.
Kepala Satpol PP Sumenep Purwo Edi Prasetiya mengimbau, masyarakat dan pedagang tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan saat melakukan aktivitas sehari-hari. Agar mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di Sumenep, bisa segera terputus.
Dia juga memastikan, selama masyarakat mau tertib dan memgikuti aturan yang ada terkait pelaksanaan PPKM darurat, pihaknya tidak akan pernah ‘bertangan besi’. Kegiatan penegakan aturan PPKM darurat akan dilakukan secara persuasif dan humanis.
“Untuk itu mari bersama-sama kita saling jaga. Saling mengingatkan untuk selalu disiplin Prokes agar pandemi ini segera selesai,” katanya, mengajak. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)