BANGKALAN, koranmadura.com – Capaian vaksinasi terhadap masyarakat Lanjut Usia (Lansia) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur masih minim. Tercata, dari target 52.000 vaksin, hanya digunakan sekitar 2080 vaksin atau 4 persen.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan. Menurut dia, kendala minimnya vaksinasi Lansia, karena banyak masyarakat tidak bisa datang ke lokasi suntik vaksin. Sedangkan, petugas juga sulit untuk datang ke setiap rumah.
“Ini menjadi kendala kami. Jika seperti pelayan publik dan tenaga kesehatan banyak sudah vaksin. Jika lansia masih sedikit,” kata dia, Jumat, 2 Juli 2021.
Proses vaksinasi di Bangkalan, kepada tenaga kesahatan sudah 100 persen dari 3.600 vaksin. Pelayan publik capai 80 persen dari 39.000 vaksin. Totalnya, masih 40 persen. Jadi belum terbentuk herd immunity (kekebalan kelompok)
Namun, agar tidak jauh-jauh datang ke bangkalan kota untuk vaksinasi, pihaknya juga sudah menyediakan di setiap kecamatan masing-masing. Bagi warga Kabupaten Bangkalan yang sudah Lansia, cukup datang Puskesmas terdekat.
“Jangan takut divaksin, karena ini dalam uapaya meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh,” ucap dia. (MAHMUD/ROS/VEM)